Salam satu laras mas bro....pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai tips berburu burung tekukur. Pada tips kali ini masih saya rangkum secara global. Dimana masing – masing tips merupakan dasar dari seorang pemburu burung tekukur. Jadi nantikan artikel tips berburu versi detailnya ya.
Tips 1. Pertajam Penglihatan
Pernahkah anda berburu burung tekukur disawah yang baru panen atau dihutan yang ada pepohonnya rindang??? Ketika anda berjalan tiba – tiba burung tekukur terbang dan anda belum sempat menembak target buruan. Sangat disayangkan sekali bukan.
Seorang pemburu burung tekukur memang harus mempunyai penglihatan yang cukup tajam, dimana dia harus bisa melihat target jarak jauh agar kita bisa mendekati hewan buruan lebih dekat, sehingga kita bisa membidik burung deruk dan menembaknya dengan mematikan karena jaraknya yang dekat dan grouping pelurunya masih bagus serta tekanan angin dari pelurunya masih keras. Maka secara otomatis burung derkukur pun bisa langsung mati ketika terkena peluru. Minimal jarak penglihatan anda adalah 50 meter dan lebih baik lagi diatas 50 meter anda sudah bisa melihat target burung deruk sehingga buruan tidak terbang dan anda sudah siap membidik dengan tenang.
Tips 2. Teknik Merunduk
Ketika anda dihadapkan dengan burung deruk pada jarak yang cukup jauh dan sifat burung deruk di spot tembak masih sangat liar, artinya ketika ada orang berjalan maka burung akan terbang. Maka tips untuk mengatasi target buruan burung deruk dengan merunduk dari jarak jauh. Apabila sudah sesuai dengan jarak tembak, maka target siap ditumbangkan. Jangan sia - sia kan tenaga anda apabila ketika anda sudah merunduk cukup jauh kemudian jarak sudah dekat tetapi burung deruk terbang karena anda terlalu dekat. Pastikan jarak tembak anda, bila perlu gunakan alat tambahan seperti finder untuk mengukur jarak target dari tempat anda menembak. Alat ini sangat membantu sekali untuk para pemburu yang menyukai sasaran tembak jarak jauh.
Tips 3. Teknik Pernafasan
Pernahkah anda berburu di spot perbukitan yang medannya naik turun?? Atau ketika menembak dengan teknik merunduk, pasti tenaga terkuras kemudian detak jantung bertambah cepat yang berakibat nafas tidak beraturan, akhirnya ketika akan menembak target buruan burung tekukur, laras senapan naik turun yang dapat dipastikan hasil tembakan meleset.
Untuk mengatasi masalah diatas, anda perlu berlatih teknik pernafasan. Cara pengambilan nafas dalam melakukan penembakan memang berpengaruh besar tehadap akurasi tembakan. Pada saat nafas dada bergerak mengembang dan mengempis. Gerakan ini kemudian tersalurkan ke senapan. Akibat saluran energi gerak inilah arah senapan bisa ikut bergerak ke atas dan kebawah. Cara untuk meredamnya adalah dengan mengatur pernafasan. Mudah secara teori namun sulit untuk di praktekan. Ada tiga teknik yang biasa di gunakan disini.Yakni teknik paru-paru kosong,teknik paru-paru setengah isi dan teknik paru-paru isi tiga perempat.
Teknik paru-paru kosong
Teknik paru-paru kosong dilakukan dengan mengambil nafas dalam-dalam sebelum melakukan penembakan. Lalu melepaskan napas sampai habis. Setelah itu tahan beberapa saat dan lepaskan tembakan.
Teknik paru-paru isi setengah
Teknik paru-paru isi setengah dilakukan dengan mengambil napas dalam-dalam. Lalu mengeluarkan udara setengah, menahannya, kemudian melepaskan tembakan
Teknik paru-paru isi tiga perempat
Sementara teknik paru-paru isi tiga perempat, mengambil napas dalam-dalam, lalu mengeluarkan udara dari paru-paru sekitar seperempat saja. Lalu menahan dan beberapa saat kemudian melepas tembakan.
Semoga informasi mengenai tips berburu ini bermanfaat untuk anda hobi buru mania. Terima kasih, salam satu laras mas bro.
sumber :
http://image.dhgate.com/albu_447475242_00/1.0x0.jpg
http://images.military.com/entertainment/outdoor-guide/predator-hunting/predator-gear-finder-large.jpg
- 01.06
- 5 Comments






