MENGOLEKSI benda antik merupakan kegiatan yang asyik. Seperti yang dilakukan kolektor perangko, komunitas sepeda kuno dan masih banyak kolektor-kolektor benda antik lain.
Mengoleksi barang antik, terma suk salah satu terapi efektif untuk menghilangkan kepenatan kerja dan bisa mengalihkan sementara dari rutinitas yang membelenggu. Selain itu, mengumpulkan barang kuno atau antik merupakan bentuk lain dari merekonstruksi sejarah yang terlupakan pada masa lampau. Juga untuk mengetahui cerita di balik sebuah benda antik.
Kegiatan berburu barang kuno di pasar merupakan kegiatan yang paling mengasyikan, karena ini merupakan seni dalam proses mengumpulkan barang-barang antik kuno. Ketika anda berhasil menemukan dan membeli barang yang anda idamkan, timbul perasaan bangga dan prestise.
Sisi positif lainnya adalah sebagai investasi masa depan. Sebuah barang antik yang sudah diketahui kadar seni dan tingkat usianya, bisa dijual lagi dengan harga yang mahal. Tak jarang orang membuat hobi ini menjadi bisnis.
Ada beberapa objek barang antik kuno yang biasa diburu kolektor dan penggemar barang antik, baik dalam negeri maupun luar negeri. Benda itu meliputi barang seni dan benda-benda fungsional yang telah berumur dan langka. Seperti lukisan, mobil kuno, sepeda kuno, mata uang kuno, prangko, perabotan kuno dan berbagai macam barang antik lain.
Namun bagi kolektor barang antik dan seni, pasti sudah tahu bahwa hobi yang dimilikinya ini kerap mengeluarkan biaya yang tak murah. Sebab barang seni tersebut adalah barang-barang yang asli yang memiliki nilai sejarah. Bukan tak mungkin harga sebuah lukisan mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan tercatat ada pembeli lukisan yang membayar hingga $140 juta dolar untuk lukisan Jackson Pollock. Wow, sungguh spektakular.
Yang sering terjadi, untuk mengumpulkan barang-barang tersebut, ada yang rela berangkat ke luar negeri berulang kali. Seperti ke Vietnam, Malaysia, Singapura, Kamboja, bahkan ke beberapa daerah pelosok di Indonesia.
Biasanya kecintaan terhadap barang kuno tak akan luntur begitu saja karena faktor biaya. Sebab banyak di antara masyarakat biasa yang ikut mengumpulkan koleksinya dengan biaya seadanya.
Di Indonesia, banyak sekali perkumpulan penggemar barang antik yang bisa kita lihat. Beberapa dari mereka terlihat mencari-cari sepeda antik buatan jaman dulu.
Alasannya, sepeda merupakan model transportasi yang sudah tua. Sepeda juga merupakan kendaraan yang banyak disukai rakyat. Selain bebas bahan bakar, juga menyehatkan badan. Sepeda klasik adalah yang paling banyak dicari kolektor. Nama akrabnya sepeda kumbang. Di pasaran, terdapat merek-merek sepeda kuno seperti Religh, Mustang, Gazelle, Banteng, dan lain sebagainya.
Sebetulnya masih banyak lagi barang antik kuno yang bisa dikoleksi sebagai hobi saat senggang. Misalnya mengoleksi perangko/filateli, benda pusaka semacam keris, tombak, mata uang asing kuno, dan lain sebagainya.
- 00.50
- 2 Comments

